Berburu Laptop, Dua Kali Dikecewakan AMD


DELLDell seri Inspiron tahun 1998, laptop pertama tempat saya belajar menggunakan touchpad. Punya kakak yang baru pulang dari Belanda setelah 10 tahun di sana. Katanya harga baru saat itu 3000 USD, trus dia beli bekas 3000 Gulden. Tahun 1998, saya masih SMA kelas 3, bengong aja lihat Linux, dan VMware, dial-up internet, wong Windows 98 saja masih baru banget keluarnya.

GatewayDari 1998 sampai 2002, saya kebanyakan pakai PC. Tahun 2003, saat Suteki berdiri, sehari-hari pakai laptop Gateway (punya Ricky). Cukup berat, tapi layar 12 inch, resolusi 800×600. Agar layarnya terlihat gede, biasanya pinjam monitor 17 inch di lab. Jadi tidak perlu lagi bawa-bawa harddisk dari rumah. Tidak tersedia touchpad, jadi harus mahir dengan joystick. Kalau tidak salah, harganya 4 juta saat itu. Tahun 2006 dijual murah: 1 juta.

SOTECTahun 2004, DMR mulai laris. Bela-belain ke Mangga Dua, Jakarta buat cari laptop 12 inch yang baru, dapatnya merk Sotec. Awalnya terasa asing dengan namanya, tapi setelah nonton sinetron Jepang, ternyata Sotec jg banyak dipakai di sana. Prosesornya AMD, dan belum ada wireless. Beberapa bulan kemudian muncul Twinhead yang mirip banget tapi sudah centrino (Intel dan ada wireless-nya). Dibandingkan dengan Twinhead (punya kakak), Sotec kalah dari speed dan konsumsi baterai, padahal jeroannya sama banget (kecuali prosessor), termasuk baterainya.

ASUSKurun waktu 2004-2005, saya beli beberapa laptop bekas untuk Suteki maupun Codena: Compaq Armada, Compaq Presario, Acer, Hyundai, Dave dan NEC. Saat ini Compaq Armada, Acer dan Dave sudah dijual lagi, Hyundai dan Compaq Presario mati total, NEC masih beroperasi. Untuk laptop baru, terpilih Asus seri M5200 buat Pak Direktur, masih bertahan hingga tulisan ini dibuat.

AXIOOPetualangan belum berakhir, tapi baru saja dimulai. 2006-2007 adalah tahunnya Wearnes, Forsa dan Axioo. Kami hanya memilih yang terbaik, prosesornya Intel, batangannya dari MSI, dan kalau bisa harddisk-nya dari Fujitsu. Hasil pabrikan MSI bentuknya OK, tahan banting, berat masih dapat diterima, dan baterainya murah, tidak sulit dicari. Ada 4 unit Forsa, 6 unit Axioo dan 2 unit Wearnes yang kami beli. Kami juga punya 3 unit Acer (dengan harga setara 2 unit Forsa), tapi salah satunya hilang dicuri orang.

Sony Vaio2007 hampir berakhir, kisah berburu notebook terus berlanjut. Kini lain dari biasanya, dapat Sony Vaio UMPC 4.5″, dan HP Tablet PC TX1221AU 12″, ceritanya mau membiasakan diri pakai touchscreen, menjelang kemunculan Komputer Meja dari Microsoft. Sony Vaio bermesin Intel, dan HP pakai AMD Athlon 64 X2.

Task Manager

Dari Gateway, Sotec, Wearnes, Axioo, dan HP (notebook yang saya pakai 4 tahun terakhir), hanya Sotec dan HP yang prosessornya AMD. AMD memang beda, maksud saya: payah, apalagi bagi yang terbiasa pakai Intel. Katanya sih dual core, tapi dari pengamatan saya terhadap grafik di task manager, tidak terlihat adanya pembagian tugas yang baik, layaknya Core2Duo-nya Intel. Walaupun score-nya (AMD Athlon X2 TK53-1,7GHz) di Vista lebih baik daripada Intel (Core Duo T2050, 1,6GHz), tapi untuk testing extract DMR, AMD sekali lagi…. payah! Sayang sekali, memori sudah 2 GB, HD Fujitsu SCSI 160GB 5400rpm, ada fingerscanner, built-in webcam, stereo mic, altec lansing speaker, lightscribe DVD-RW , touchscreen dan tablet, tapi prosessornya lemot. Jadi iri lihat rekan-rekan yang saya beri Acer dan Axioo. BTW, aneh ya, saya tidak tertarik dan tidak mau beli IBM maupun Toshiba.

Baca juga: EeePC, Notebook 3 Jutaan Seukuran Buku Dari ASUS

Tagged: , , , , ,

45 thoughts on “Berburu Laptop, Dua Kali Dikecewakan AMD

  1. ga trima 6 Desember 2007 pukul 1:21 Reply

    gw lebih bangga pake AMD, jangan salahin prosesornya, liat dulu hardware lainnya. AMD is the best

  2. arifrahmat 7 Desember 2007 pukul 11:06 Reply

    Mohon maaf, pernyataan saya bahwa AMD payah tampaknya perlu sedikit direvisi. Setelah mematikan fitur (service) tablet pada TabletPC HP Tx1221, kinerja prosesor mulai membaik. Tapi sungguh sebuah ironi, menggunakan TabletPC tanpa fitur tablet🙂

  3. GaptekDotCom 9 Desember 2007 pukul 23:38 Reply

    Sblmnya sy minta maaf krn pertanyaan saya tdk berhubungan dgn naskah di atas. Terus terang saya gaptek banget. Baca tulisan di atas hampir semua tdk mengerti. Kalo blh saya mau bertanya, apa bedanya : LAPTOP, NOTEBOOK, TABLETPC, UMPC, PALMTOP, POCKETPC. Saya bingung dgn istilah2 itu. Dan mohon bantuan, saran & panduan juga, utk membeli ‘mobilePC’ yg paling cocok utk belajar Animasi 3D menggunakan program Maya. Dgn catatan ukurannya di bawah 13inch (mahal tdk apa2).
    Terimakasih sblmnya. Salam!

  4. arifrahmat 18 Desember 2007 pukul 6:42 Reply

    Laptop=Notebook. TabletPC adalah notebook yang sudah terintegrasi dengan touchscreen, layarnya dapat diputar dan dilipat, dapat menggunakan pen. UMPC adalah versi kecil (1:4) dari TabletPC, bagian utamanya adalah layar (sehingga tak perlu diputar), perangkat yang lain ditaruh di belakang layar, tersedia tombol navigasi. Kalau PALMTOP = PDA kali ya, POCKETPC juga =PDA. Kalau PDA, tidak dapat menjalankan sistem operasi pada PC biasa, sedangan jenis sistem operasi pada UMPC sama dengan PC biasa.

    Untuk kenyamanan menggunakan aplikasi 3D, gunakan laptop yang punya graphic card terpisah, bukan onboard. Sayangnya, laptop yang punya graphic card terpisah biasanya berukuran 14″ ke atas. Selamat berburu!

  5. GaptekDotCom 23 Desember 2007 pukul 12:20 Reply

    Wah, makasih banget atas infonya. Aku jadi tau istilah2 yg membingungkan itu skrg.😉 Sampai skrg aku blm mendptkan apa yg aku cari. Tapi bbrp merk udah ada yg jadi incaran, seperti Alienware & Vigor. Kayaknya dua merk itu yg paling cocok. Sayangnya dua merk itu tdk ada yg jual di sini (Jakarta)😦. Mau beli via internet, takut nanti dicarding orang. Selain itu limit CC-nya juga nggak cukup. Hehehe… masih pusing deh sampe skrg.

  6. dismal 31 Desember 2007 pukul 17:10 Reply

    Assalamul’alaikum wr.wb
    Jadi penasaran nih…BTW mengapa mas arif tidak tertarik dengan laptop IBM dan Toshiba padahal…aku lagi ngincar merk tersebut..

  7. parma 26 Maret 2008 pukul 16:10 Reply

    saya mempunyai Acer, pokoke AMD okeh n the best!!!

  8. duronlaku 3 April 2008 pukul 17:01 Reply

    semua product AMD gw suka.., gw dah test.., malah gw aduin terus ma intel… kalah kemana2. gw punya PC ma LAPTOPnya semua ok.

  9. duronlaku 3 April 2008 pukul 17:02 Reply

    AMD the BEST….. gw banyak info untuk AMD.. kalo ada yang mo tanya..

    • bodil 19 November 2010 pukul 15:27 Reply

      bro mau tanya laptop dengan prosesor amd athlon n turion bedanya apa ya

      • kaslian 4 Oktober 2011 pukul 15:01

        klo atlon induknya..klo turin anaknya… wkwkwk
        mksud we turion pengeluaran baru… ibarat core i3 dengan core i7.. induknya yh j;as core i3..oke… jadi terserah eloh.. mw pilih yg tuah pa yg masih muda.. yg mudah tenaga nyakuat loe..wkwkwkwk

  10. Teguh 24 April 2008 pukul 16:06 Reply

    tlg bantu doonk mas,..saya mau beli laptop tp budget sangat super minim hny 2.3jt
    kira2 dapet laptop apa yah. dulu pernah liat diSBY fujitsu slim sekitar 11″ mungkin, PIII, harganya 2.5jt type apa yah itu, bs bantu g mas?!
    terus selain fujitsu merk apa lagie yg 2jtan tp slim..

    trima kasih
    Teguh

  11. adithya 27 April 2008 pukul 8:48 Reply

    Mohon maaf mas saya mau tanya aja bila saya seorang pekerja kontruksi dan harus menjalankan beberapa software sekaligus dalam pekerjaan saya di lapangan notebook apa yang saya harus pakai.

    software :
    Autocad 2008
    staad pro 2008
    corel X3
    adobe c3
    maya 2008

    Mohon pencerahan

  12. arifrahmat 27 April 2008 pukul 17:29 Reply

    Mungkin Panasonic Toughbook lebih tepat. Tapi biasanya sulit ditemukan di Indonesia.

    Kalau perlu mobilitas, cari yang inch-nya kecil, bobotnya pasti ringan.
    Kalau perlu yang dapat menjalankan aplikasi desain/sipil, sebaiknya yang resolusi layarnya tinggi (lebih dari WXGA 1280 x 800) tetapi ukuran dalam inch masih dapat diterima. Biasanya prosesornya juga sudah yang kencang.

    Yang menawarkan jenis ini biasanya dari merk HP. Silakan dicari tipe pastinya, cari yang resolusi tinggi, tapi ukuran inch-nya normal.

  13. Desain 4 Mei 2008 pukul 13:32 Reply

    Wah Jangan main-main dengan AMD biar murah tapi kinerja 3Dnya jauh lebih baik dari intel, walaupun murah saya dengan Acer Aspire AMD Turion 64 X2 TL 60 bisa melakukan segalanya bisa bersaing ngalahin intel core 2 duo 5500 nya Thoshiba M600 yg harganya 2x Acer Aspire……AMD is future Technology….bagi yang tahu maka AMD adalah processor masa depan…..

  14. Sigit 13 Mei 2008 pukul 8:40 Reply

    Wah, seru ni.. AMD memang lumayan kok… aku jg pake, cuman utk ngetik and maen game. coz process renderingnya lama bro kalo buat photoshop

  15. SonSoft 14 Juli 2008 pukul 14:48 Reply

    saya pake amd athlon 64 2800 (single core) utk pc di rumah, komputer kantor pake intel core 2 E2160 1.8 GHz, aplikasi aktif saat start up ke-2 komputer tsb sama, tapi soal kecepatan booting sampai munculnya deskstop windows xp maupun slax (linux) komputer saya tetap lebih cepat, cuman butuh waktu 20 detik desktop windows xp sudah siap digunakan utk kerja.
    Menurut saya AMD adalah solusi hemat ….

  16. wahyudi 19 Juli 2008 pukul 21:04 Reply

    Sebagai infirmasi saja, intel telah membeli teknologi dari athlon 64 untuk diterapkan di core duo nya dengan konpensasi AMD menggunakan teknologi SSE3 dari intel, dan kalau nanti sudah waktunya beralih penuh ke teknologi 64 bit, maka AMD 64 akan sangat dasyat, sayang belum ada dukungan penuh dari pengembang software.
    Dan menurut pengalaman saya bertahun -tahun, sebenarnya amd dengan spesifikasi yg rendah saja sudah bisa mengalahkan Intel dengan spek yang jauh lebih tinggi, baik dari clock speed, chace memory, maupun fsb. kalau tidak percaya silakan cek spesifikasi prosessor intel dan AMD yg di anggap sekelas, pasti spek intel lebih tinggi.

  17. ribeth 17 Agustus 2008 pukul 14:32 Reply

    hehehe ini seh ngomongin suka ama nga suka deh kayanya.. tp emang di akui seh kalo AMD jago dalam kecepatan juga soal grafis.. makanya AMD bagus untuk game di bandingkan Ma Intel.. walau saya skrng make intel cor duo .. kalo soal banding pembanding dalam hal apa dulu .. soal nya masing masing punya kelemahan dan ke unggulan sendiri.. tergantung untuk apa kita membeli barang ? mau di gunakan apa? nah itu baru kemana kita memilih hihihihihhi

    the best lah yang punya duit hehehhe

  18. yandi 1 September 2008 pukul 14:16 Reply

    gak ngarti dah.. bisanya beli doang….heheheheheh.
    kata orang bagus ya di beli…habis gak ngerti.
    awalnya sih pake acer , dua kali pake acer ganti pake NEC sekarang ganti axioo. kalau boleh dibilang sih mending pake acer yang lama dari pada axio yang ini.
    padahal axio yang ini spec nya udha tinggi tapi masih aja lemot. hihihihi.

    sekarang mo ganti lagi, tapi gak tau mo ganti apa .
    rencana sih mo ganti sony vaio . habis susah sih yang nyari 12 ” dan ringan. kebanyakan yang 14 “.

  19. arifrahmat 1 September 2008 pukul 14:49 Reply

    Setelah ganti ke HP Compaq 14″, lalu ke NEC 13″, sekarang alhamdulillah pakai Sony Vaio 11″. Uenak tenan!!!

    Pertimbangan utama milih vaio 11″ karena daya tahan baterai yang panjang (4 sampai 6 jam), serta berat dan ukuran yang sangat kecil untuk ukuran notebook beneran (yang masih punya DVD), bukan netbook seperti yang lagi booming. Walaupun prosesornya Intel Core2Duo U7500 1,06 GHz yang ngos-ngosan, kinerja total dan pembagian tugasnya masih lebih baik daripada AMD (di antara semua notebook AMD yang pernah saya miliki).

    BTW, dulu yang membuat AMD terasa lemot di HP tipe TX ternyata fitur touchscreen dan Vista Theme-nya. Dengan disable kedua fitur itu, performa ‘cukup’ dapat ditingkatkan.

    • ronny 17 April 2011 pukul 9:48 Reply

      om maw tanya kalo AMD Brazos platform with Accelerated Processing Unit (APU) bagus ga ? di Asus 1215b? mohon infonya trim…

  20. ahmad 9 September 2008 pukul 14:08 Reply

    ga ngerti, gw baru maen pegang note book, rencana gw mau cari lg laptop yang murah, tp gw coba masuk forum ini gw jd tambah bingung, tp jg tmbah ngerti dikit.
    oiya sbenernya gw mo cari laptop bekas anggaran 3,5-4jt, tp duit segitu dapet laptop yang sepesifikasinya kira2 mn ya?? tolong dong di bantu, trus dimana gw bisa dapet yang ga jauh dr tempat gw/ masih di jakarta,
    plisss ya bantu gw….
    makasi

  21. arifrahmat 9 September 2008 pukul 15:05 Reply
  22. fareedpo 8 Oktober 2008 pukul 17:21 Reply

    Aku suka AMD karna murah ajah,,,,sebenernya gak kalah jauh ma inteL,,,cuma orang2 awamz taunya PENTIUM doank,,,yaaa,,,,kalah pamor dah,,,
    Tapi,,,
    AMD tidak mengecewakan,,,
    #user procie Athlon X2 yg harganya 650 ribuan,,,#

  23. tito 8 Oktober 2008 pukul 17:25 Reply

    mungkin anda sering memakai PC / Laptop tapi belum tentu anda mengerti tentang test hardware dan 3D Grapich untk AMD…

    Tips utk anda klw ingin PC/laptop tidak lemot seperti anda punya sebelumnya & lebih murah :

    1. Proc.AMD TurionX2 (Procecor)
    2. VGA G-Force 9150 (Vga)
    3. Mem. cukp 1 Gg (Memory)
    4. Hrds. seberapa ada duit lo aja

    1 s/d 3 itu bagian terpenting klw lo mau finger itu mah acesoris aja

    dan satu lagi yang paling penting :

    ” Lo cuma User bukan Creator jd jgn sok pinter deh, coba lo bikin procecor sendiri, bisa gk lo ? gw jamin 1000 turunanlo gk bakal bisa…jadi hargailah karya orang lain walaupun jelek “

  24. Arman 19 Desember 2008 pukul 17:08 Reply

    Artikel di atas menarik. mmhh. tapi kayaknya kurang sreg dengan langsung menjudge AMD mengecewakan. kalau mau compare, anda harus menggunakan motherboard, vga , hardisk, dll. yang spesifikasinya benar-benar sama. itu baru fair.

    terus terang saya pemakai intel dan amd. dari sisi performance, AMD jauh lebih baik sepertinya. dan perlu diingat bahwa harga processor intel itu selalu lebih mahal dari AMD. intel dengan memasang iklan “intel inside’-nya itu memposisikan bahwa semua PC ato notebook yang pake intel itu baik, tapi ternyata tidak juga.

    Dan perlu diingat kalo AMD dengan teknologi yang lebih rendah, itu bisa ngalahin intel. (tau kan ?? intel atom yang lagi digembor2in intel, padahal dengan teknologi AMd yang 8 tahunlalu, sekelas AMD K7 aja udah bisa ngalahin)

    Coba2 browsing di you tube, disitu banyak yang ngebandingin amd dan intel dengan spek sama, ternyata AMD unggul.

  25. century 21 Oktober 2009 pukul 11:50 Reply

    cara pernah coba sendiri dan sampai sekarang saya pengguna AMD ……untuk intel dengan program files yang begitu buanyak bisa bikin lemot kinerja komputer padahal proc.nya intel Core 2 Duo……….sedangkan costumer saya yang masih menggunakan AMD k7 dengan program files yang begitu buanyak banget sampe icon diwallpaper ampe penuh aja tidak bikin kinerja komputer jadi lemot………saran saya lebih baik pake AMD lebih baik dari Intel…..knapa Intel begitu terkenal di Indonesia????????? karena pangsa pasar Intel untuk Asia lebih besar daripada di Eropa……terbukti Di Eropa Iklan AMD sudah dipake di kaos team sepak bola di Eropa……Intel Dikalahkan tuh……..Terbukti juga di Eropa pengguna AMD lebih banyak daripada Intel…….

    • arifrahmat 21 Oktober 2009 pukul 12:41 Reply

      kinerja itu kami lihat dari kepuasan saat sedang dalam high load, dan cara prosessor membagi tugas di antara thread atau core.

      • century 24 Oktober 2009 pukul 12:08

        tapi bener kok mas semua custumer saya pindah ke AMD karena ada keunggulan di dalamnya…….selain itu harganya terjangkau…….rata2 customer saya yang beralih ke AMD mengatakan sangat puas menggunakan produk tersebut…….thanks

  26. yuchan 11 Desember 2009 pukul 18:08 Reply

    kalo sekarang recommend buat laptop grafis 12″ apaan Om??
    mao cariii nehhhhh………. trimssssssss………….
    balas yak…………………………………………..

    • arifrahmat 14 Desember 2009 pukul 12:25 Reply

      Biasanya ukuran laptop yg punya graphic card tdk onboard di 14 atau 13 inch.

  27. nanda prasetya 3 April 2010 pukul 17:38 Reply

    saya juga pengguna AMD… yang ingin saya tanyakan, lebih bagus mana,, AMD Turion X2 dengan AMD athlon….

    thx b4…

    • arifrahmat 5 April 2010 pukul 11:01 Reply

      Processor AMD Turion X2 di notebook menurut saya mengecewakan.

  28. vinola 10 Mei 2010 pukul 16:30 Reply

    sepengalaman saya memakai desktop dengan Proc AMD & Intel, dan dipakai untuk kerja graphic seperti AutoCAD2009, PhotohopCS4, DreamweaverCS4, saya bandingkan komputer saya di rumah dg spek AMD Athlon 2100+(setara 1,6+ Ghz) memori 512 kb dan Komputer kantor Pentium 4 atau core 2 duo 1,8 Ghz memori 1024Mb.
    hasilnya: OS Win Xp SP3
    di komputer rumah rendering gambar lebih cepat & tajam waktu load normal tanpa aplikasi start up 10 menit lebih cepat dari kompu kantor.
    komputer kantor dengan spek yg lebih tingggi dengan di-uji aplikasi yg sama dg dirumah memerlukan waktu 10menit lebih lama dalam hal render gambar.
    Untuk aplikasi office saya coba OOo 3.0 for Windows. waktu start up maasih 5 mnit lebih cepat komputer rumah yg pake AMD

    untuk execusi office microsoft pun masih lebih cepat komputer rumah.
    yang notabene memakai RAm 0,5kali lebih kecil dari RAm kompu kantor.
    dari hal itu saya simpulkan bahwa bila kita lebih banyak mengolah gambar, atau game sebaiknya gunakan procesor AMD karena hasil render lebih cepat & dan halus.

    untuk uji secara simultan (multitasking) membuka & mengerjakan beberapa aplikasi secara bersamaan komputer rumah kalah agak lemot hal ini karena RAM komputer rumah hanya 512Mb dibanding Kompu kantor 1024Mb.

    hal ini bisa dimaklumi.

    secara keseluruhan disimpulkan kinerja kompu dg processor AMD lebih baik & lebih cepat di banding Intel.

    spek Kompu Rumah : Processor AMD Athlon 32bit 2100+ (1,6Ghz +), RAM 512Mb DDRSDRAM 333Mhz, Mobo ECS KM400 kartu graphic bawaan(S3G) dengan share 64Mb.

    spek Kompu Kantor: Intel Pentium 4 32bit (2,1Gh) RAM 1024Mb DDR 1300Mhz, Mobo ECS kartu grahicsbawaan (Nvidia) dengan share 64 Mb.

    spek Kompu kantor 2: Intel core solo (2,2Ghz) RAM 1024DDR2 1300Mhz. Mobo Asus kartu graphic bawaan (nvidia) dengan Share 64Mb.

    demikian semoga bisa jadi acuan dalam membeli komputer atawa Laptop.

    • arifrahmat 14 Mei 2010 pukul 7:13 Reply

      Yang penulis bahas sebenarnya prosessor untuk laptop, bukan untuk PC.

  29. rangga 15 Mei 2010 pukul 20:20 Reply

    hmm ikotan nimbrung ne..kalian semuan bleh condong ke vendor produk andalan kalian…menurut saya klo buat game AMD jagonya…tapi untuk yg lain tetep CORE TO 2 pakarnya..trus untuk laptop hati2 jangan pake AMD..pengalaman saya AMD untuk laptop kurang ..averhead pastinya…tapi klo anda mau repot2 harus bawa coolpad….hehehhehehhe” klo mau DEWA nya laptop tinggal anda beli yg HIGHEND aja…sdiain doku anda kisaran 20 sampai 30 jt.

    • arifrahmat 16 Mei 2010 pukul 21:22 Reply

      laptop high end dengan core i7 sekarang 14-17 jutaan kok, masih di bawah 20 jt, asal pintar milih tempat belinya.

  30. Gino Pmd 6 September 2010 pukul 13:24 Reply

    Gw prnah pake axio mnc0222 core2duo,thn 09 tshba M305 dual core os vista,skarang tsba L305D AMD turion os vista.di ke3nya utk pekejaan yg sm paling cepat ya amd,tp suhu yg plng panas n pernah over heat malah di M305 yg intel dualcore? aneh kan?itu yg prnh gw alami…

    • kaslian 4 Oktober 2011 pukul 15:06 Reply

      yup i amd lover’s

  31. Toni bhekent 29 November 2010 pukul 15:26 Reply

    SetujAAAA….. AMD lebih hebat kalau untuk grafis dan games ….. dan tentunya lbih hemat duitnya…..thank’s

  32. Boe 30 November 2010 pukul 10:57 Reply

    Menurut saya dari segi harga AMD is the best dengan duit 700-an kita dapat prossecor dan kinerja bagus daripada processor Intel yg sama kelas dgn AMD, bila AMD 700-an…Intel bisa 1 jt lebih, trus sisa baudget bisa kita alokasikan ke VGA yg mid-high…masalah cepat atau lambat tergantung spec kita dan setting komputer kita nanti…ketemu orang jago setting komputer biar die punye kate spec di bawah bisa ngalahain spec di atas…gitu lho mas/mbak, trus AMD harus pasangan dengan ATI Radeon apalagi sekarang ada AMD Vision, wah keren tinggal pilih mo yg premium, ultimate, basic atawa yg lebih keren seri “black”. Jadi kalo beli AMD dgn modal 5 Jt saja dah mid-wah itu spec bandingkan Intel duit 5 jt aja kurang beli processor mid-high aja udah 2 jt-an AMD harga 1,5 jt dah keren tuh prossecor…masalah kecepatan mah gimana milih jeroan dalamnya komputer dan setting aja.

  33. vinola 24 September 2011 pukul 10:34 Reply

    menanggapi arif rahmat, kalo dulu saya bahas AMD & Intel di Desktop… kali ini saya ulas di lapie
    kebetulan ada temen di kantor pake acer ferarie (dg AMD Proc) tentunya dan HP (dg Intel Proc).
    agar seimbang maka saya lihat pake cpu-z untuk melihat jeroan masing2.
    acer dg AMD (dualcore) frekwensi (clock 1,06Ghz), ram 1 Gb, OS WinVista, graphic ATi
    HP dg Intel (dual core) frekwensi (clock 1,66Ghz), ram 1Gb, OS WinVista., Graphic IntelGMA
    masing masing dg Graphic shared 256mb.
    sistem dan hardware masih 32bit semua.
    kami kosongkan semua Temp, Chacememori (dg TuneUp Utility)
    semua kondisi fresh seperti baru install.
    agar ketahuan kinerjanya kami tanam AUTOCAD 2009.
    Photoshop, CorelDraw CS4.
    sekarang dilakukan pengujian.
    kami uji waktu load OS
    acer 3 menit lebih cepat dari HP
    kami uji multitasking.
    kami buka autocad, photoshop, Coreldraw, bersamaan (simultan). (kami minta temen TI untuk membantu menguji dia pegang HP).
    ternyata waktu load masing masing program masih lebih cepat 2 menit di Lapie Acer (pake AMD).
    kami lakukan percobaan dengan bersamaan membuat file di 3 aplikasi tersebut secara bergantian bersamaan.
    ternyata saat berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi berikutnya saat file kami buat HP mengalami kesulitan perpindahaan ada delay yang cukup lama. sepertinya intel mengalami bottleneck (untuk di ingat amd memiliki technologi directconnect yg tidak dimiliki Intel).
    jadi aplikasi mengantri dulu saat perpindahan dari satu window ke window aplikasi lainnya.
    acer tidak mengalami kesulitan saat perpindahan aplikasi dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya (lacar jaya saat perpindahan window-nya).
    sekarang kami uji untuk eksekusi hasil kerjaan kami.
    kami save hasil kerjaan kami… waktu yang di butuhkan intel untuk melakukan eksekusi saving pekerjaan 3mnt, sedang amd hanya perlu 1,5 menit.
    kami coba melakukan render gambar hasil kerjaan di 3 aplikasi secara bersamaan.
    hasilnya mengejutkan, hp dg intelnya mengalami delay yang cukup lama hampir 15 menit.
    acer hanya memerlukan waktu render 8menit.

    bagaimana kalo di coba melakukan eksekusi pekerjaan ringan yaitu mengeksekusi perhitungan excel.

    hasilnya tidak berbeda, antara intel dan amd.

    disini.. kami melihat OS yang dibawa Windows belum mampu memanfaatkan core yang ada.

    nanti kami coba dengan win7 dimana katanya lebih baik dari WinVista.

    kami akan uji di multi core dan 64bit. untuk mengetahui apakah win7 sudah sepenuhnya memanfaatkan teknoligi 64bit dan multicore.

    tetapi…. aplikasi juga kan menentukan.
    kami sudah siapkan autocad 2011 64bit

    silahkan pembaca menyimpulkan sendiri dari ulasan diatas…
    apakah benar amd mengecewakan?????????
    kalo mau membandingkan saudara2 sebaiknya meninggalkan intel minded & amd minded.. mari kita uji secara free dan head to head.

    tambahan windows 7 ultimate yang kami jalankan di kompie desktop belum sepenuhnya mendukung multicore ini terbukti pada kompi kontor yang telah memakai amd quad-core maupun intel dual-core, kebanyakan aplikasi masih di bebankan terpusat pada salah satu corenya. mungkin ini disebabkan kebanyakan aplikasi belum mendukung arsitektur multicore.
    bahkan dunia game yang notabene paling cepat perkembangannya saja, hanya sedikit yang sudah mengikuti arsitek multicore.

    jadi anggapan arif rahmat yang mengatakan amd arsitek multicornya payah perlu di lihat lagi. apalagi melihatnya pake jendela task manager bawaan windows, itu tidak mengatakan apa – apa, sebainya anda pake tools khusus untuk melihat apakah core yg ada di pakai apa tidak (silahkan browsing cari pake Mr GooGle)
    sebaiknya belajar lagi masalah dunia TI karena hardware yang kenceng belum tentu bisa berjalan kenceng kalo; OS & Aplikasinya juga belum berarsitekture selaras dg hardwarenya terbaru.
    banyak- banyaklah baca majalah offline / online yg mengulas dunia kompie…
    jadi tidak asal dalam membuat artikel.
    untuk AMD sampai saat ini masih dibawah Intel dalam Hal penghematan daya listrik.

  34. gaptek 11 Januari 2014 pukul 0:20 Reply

    jujur saya gaptek banget soal gituan,saya baru beli laptop samsung core intel inside.jadi jangan pada nakutin ane klo intel kalah dg amd.

  35. Ah masa sih 8 April 2015 pukul 23:55 Reply

    Tahun sekarang AMD mainnya di VGA. Klo CPU gk perlu cepat2. Asus X550DP klo orng yg make Advanced User ya bisa setara Asus ROG. AMD itu butuh tweaking, gk sekedar cuman Plug and Play.

    AMD Cepat Panas : Ente masih hidup di tahun 2000?
    AMD Boros Daya : Pilih Prosessornya mungkin bukan yg Bulldozer 8 Core seri E
    AMD Lemot : Itu CPU Generasi mana, klo AM2 Jadul ya iya lah
    VGA AMD/ATi gambarnya tidak halus : Ente pasti bukan pro, asal play aja. Injek aja pk software dari AMDnya
    VGA AMD/ATi lemot di beberapa game : Ah, ane punya triknya, si kuno tapi mujarab “rahasia”
    VGA AMD/ATi game kubu ijo gk jalan : Masih ada triknya “rahasia”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: