Arsip Tag: Asus

Asus MeMo Pad

Pengen Asus Transformer tapi duitnya kurang? Tenang saja, bagi pecinta Asus kini ada pilihan yang jauh lebih murah: Asus MeMo Pad.

asus_memo_pad1Tablet 7 inch ini menggunakan CPU VIA WM8950 1GHz  dan GPU Mali-400 yang sudah cukup bertenaga. Dengan harga yang tidak terpaut jauh dengan tablet merk China selundupan, Asus MeMo ini lebih cocok bagi Anda yang sering khawatir dengan garansi dan layanan purna jual produk elektronik.

asus_memo_pad2Mengusung Android JellyBean, Asus MeMo Pad dilengkapi dengan kamera depan beresolusi HD serta layar 1024 x 600, 350 nits. Memori internal sudah 8 GB, dan dapat ditambah eksternal hingga 32GB. Tersedia pula colokan MicroUSB dan kabel USB On The Go (OTG).

Fitur yang cukup keren adalah Floating App yang memungkinkan beberapa aplikasi berjalan bersamaan dan semuanya tampak di layar tanpa harus bergantian. Artinya, Anda dapat menonton video sambil browsing, atau sambil mengedit file office yang disediakan di ASUS WebStorage Online Office.

asus_memo_pad_floating

Jangan tertipu dengan daya tahan baterai yang katanya 7 jam, karena klaim 7 jam tersebut syaratnya adalah pada power saving mode: kecerahan layar hanya 100nits dan volume audio default menggunakan headphone.

Kesimpulan: Murah meriah, tapi berkualitas, Asus gitu lho!

Update 13 Maret 2013: Bagi yang tinggal di Indonesia, langsung saja pesan Asus MeMO Pad di Asus-MemoPad.com

Iklan

Asus Taichi, Layar Ganda Tablet & Ultrabook


Bukan hanya uang yang memiliki dua mata sisi. Asus Taichi, produk terbaru dari Taiwan ini menawarkan tablet dan ultrabook dalam satu alat yang memiliki layar dua sisi.

Dengan dipersenjatai Intel Core i7 generasi terbaru, memori 4GB dan Windows 8, mini-VGA, mini-HDMI dan USB 3.0, sudah lebih dari cukup untuk menunjang pekerjaan maupun untuk sekedar bersantai. Keyboard chiclet-nya dilengkapi dengan LED karena tidak mau kalah dengan notebook bisnis keluaran Dell, sehingga di tempat gelap pun setiap tuts masih terlihat jelas.

 

Saya yakin, bukan hanya saya yang tertarik memilikinya, Anda juga kan? Ayolah, mengaku saja. Langkah selanjutnya tinggal mencari tanggal launchingnya.

Asus U24E, Imut, Murah, Bertenaga

Sudah lama Asus tidak mengeluarkan produk laptop kecil yang bertenaga, sampai akhirnya muncul Asus Zenbook pada akhir 2011 lalu. Seiring dengan diluncurkannya Zenbook, ada juga pilihan murah meriah bagi penggemar laptop kelas low budget.

Bila harga Asus Zenbook berkisar 10 hingga 11 jutaan, Asus U24E hadir dengan separuh harga. Apa saja perbedaannya, dan mengapa sebaiknya memilih Asus U24E daripada Asus Zenbook?
Baca lebih lanjut

Sony Vaio Belum Gunakan Intel Core i7 Mobile

i7mobile

Intel Core i7 Mobile

Intel Core i7 Mobile adalah prosessor notebook yang baru diperkenalkan September 2009, memiliki 4 core dan 2 thread di setiap core-nya. Dengan setting default, pada Task Manager Windows akan terlihat bahwa prosessornya ada 8 unit, yang berasal dari 4 core x 2 thread. Perbedaan Core i7 Mobile dengan Core i7 untuk desktop adalah sistem Turbo Boost yang dimilikinya.

Bila pada Core i7 dekstop, semua core dapat dinaikkan clock-nya secara bersamaan, Core i7 mobile hanya menaikkan salah satu core ketika fitur Turbo Boost diaktifkan. Hal ini mungkin dilatarbelakangi adanya upaya untuk menghemat penggunaan daya listrik dari baterai laptop.

Ada 3 varian Core i7 Mobile yang menjadi pilihan para produsen notebook:

  • Intel® Core™ i7-820QM Processor (6M Cache,1.73GHz) with turbo up to 3.06GHz
  • Intel® Core™ i7-720QM Processor (6M Cache,1.6GHz) with turbo up to 2.8GHz
  • Intel® Core™ i7-920XM Processor Extreme Edition (8M Cache, 2.00 GHz) with turbo up to 3.2GHz

Sejak September 2009 lalu, setidaknya sudah ada 3 merk notebook terkenal

yang menggunakan Intel Core i7 Mobile, yaitu: Baca lebih lanjut

Masih Tentang MSI Wind

Tulisan ini sudah tua, sudah sejak tahun 2008, untuk tulisan terbaru tentang laptop 3 jutaan, klik di sini.

Ini gambar terbaiknya, klik saja untuk yang lebih besar.
MSI Wind U100

Bagi yang pernah menggunakan Notebook 12 inch merk Axioo, Forsa, MSI atau NEC dengan batangan dari MSI pasti sudah terbiasa dengan keyboardnya. MSI memang jagonya notebook kecil dan terjangkau. ASUS? Kecil tapi tidak terjangkau. Coba perhatikan perbedaan fitur dan spesifikasi di posting sebelumnya

MSI 10″ Wind U100 Jatuhkan Asus Eee-PC

Tulisan ini sudah tua, sudah sejak tahun 2008, untuk tulisan terbaru tentang laptop 3 jutaan, klik di sini.


Intel® Atom™ Processor 1.6GHz (hyperthreading), kalau Eee-PC Celeron 900MHz
Windows® XP Home, kalau EeePC Linux
10” Wide Screen Display 1024×600 with backlight, kalau Eee-PC 7″ 800×480 no backlight
Ergonomic Big-Size Keyboard and Touch Pad, kalau Eee-PC kecil
Western Digital 80GB 2,5″ Harddisk, kalau Eee-PC SSD 4GB/harddisk 12 atau 20GB
• Built-in High Resolution Mega Pixels Webcam, 2 Channel Stereo Speakers, and Microphone
• 802.11b / g Wireless Lan with Bluetooth, kalau EeePC belum punya Bluetooth

Baca lebih lanjut

EeePC, Notebook 3 Jutaan Seukuran Buku Dari ASUS

Tulisan ini sudah tua, sudah sejak tahun 2007, untuk tulisan terbaru tentang laptop 3 jutaan, klik di sini. Simak pula parade netbook 2 jutaan di sini.

EeePC ASUS

EeePC atau Eee PC ya? Pertama lihat barang ini tanggal 1 Nopember 2007 di Pustekkom Depdiknas, saat pertemuan rencana pembentukan e-content forum/community. Arya Sanjaya, Business Development Manager Intel Indonesia yang memperkenalkannya kepada Andi Siswaka Faisal, salah satu anggota DeTIKNas.

Asus EeePC

Sedikit menjajal kemampuannya, ternyata setting default touchpad-nya terlalu kasar. Perlu tekanan jari yang tinggi, mungkin karena vendornya bukan dari Synaptics. Ketika Bung Arya saya tanyai mengenai prosessor EeePC dari ASUS ini, beliau bilang Intel, tapi tak mau menyebut kecepatannya. Anehnya, ketika spesifikasi detailnya dicari di situs resmi ASUS, tak tampak juga penjelasan mengenai kecepatan prosessor Intel yang digunakan.

Spesifikasi ASUS EeePC

Walaupun katanya bisa menjalankan Windows XP, prototipe yang saya coba masih menggunakan Linux sebagai sistem operasinya. Pikir-pikir, lumayanlah, 3 jutaan sudah dapat notebook kecil, bisa buat ngetik, ada koneksi wireless, dan baterenya bisa tahan 3 jam. Baterenya bisa bertahan lama karena tidak punya harddisk dan optical drive (pembaca CD/DVD). Sebagai pengganti harddisk digunakan Solid State Disk 2GB hingga 8GB (lumayan untuk menandingi ponsel Nokia seri N yang bangga dengan memori 8GB). Karena tanpa harddisk, jatuh atau digunakan di lingkungan bergetar pun tak perlu risau.

Asus Eee PC

Peruntukannya sepertinya untuk anak dan remaja. Tetapi untuk pekerja yang tidak butuh komputasi tinggi mungkin bisa buat berbangga diri juga. Di milis ITCENTER, Albert Siagian malah berpendapat begini…

Eee ini untuk bikin jengkel user Fujitsu seri P yang layarnya 8″ tapi
harganya mahal itu…hehe. Sekarang ini yang pakai Fujitsu layar kecil,
bisa bangga-banggain punya laptop kecil. Ditanya harganya, dijawab,
ooh..ini sih 20 jutaan saja. Begitu Eee masuk, sama-sama layar kecil,
ditanya harganya, ooh…3 jutaan saja…hehe.. Kalau Fujitsu dan Eee
duduk berdampingan, bisa jengkel dan gondok tuh user Fujitsu…

Asus EeePC

Wah, rencana pemerintah menganggarkan 1 triliun rupiah untuk beli PC dan dibagikan ke sekolah sepertinya lebih baik dibelikan EeePC ini ya. Jauh lebih mending daripada buatan PAU-ME ITB yang kemarin ada di Kompas, Senin (19/11/2007), sama-sama 3 juta, tapi sistemnya thin client, perlu networking dan belum ada monitor. Oh iya, EeePC ini juga lebih hemat listrik dan lebih ringan dibawa-bawa. Asus EeePC yang sepertinya ingin menyaingi OLPC ini juga telah dipamerkan di Indocomtech kemarin, katanya harga perkenalan 4,5 juta, Desember 2007 atau awal 2008 harganya baru akan normal, 3 jutaan. Jadi? Sebaiknya jangan beli dulu sebelum mencobanya sendiri, soalnya prosessornya ‘masih dalam karung’.

Updated News: 31 Januari 2008

Asus Eee PC

antri_eee_pc.jpg
Eee PC telah diluncurkan di Indonesia dan disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat. Pada peluncurannya, antrian begitu panjang, 300 unit Eee PC ludes sekejap dan yang tidak kebagian pun masih banyak.

Prosessor Celeron M yang digunakan ternyata memang perlu perhatian khusus. Speed maksimumnya adalah 900MHz, tetapi default speed adalah 630MHz. Untuk mencapai speed 900MHz, diperlukan Eee PC Super BIOS.
eee_pc_proc.jpg
Adapun sistem operasinya ada 2 pilihan, Linux (3,6 juta) atau Windows (3,9 juta saat diluncurkan). Berikutnya, siap-siap saja menyediakan anggaran 4 juta lebih untuk mendapatkan Eee PC dengan Windows XP.
asus_eee_pc4.jpg

Gambar-gambar updated news diambil dari http://disitu.com

Baca juga:

– MSI 10″ Wind U100 Jatuhkan Asus Eee-PC

– Masih Tentang MSI Wind

– Intel T9500, 2.6GHz, 45nm Hafnium-Based

DMR, Alat Periksa Ujian Untuk Segala Jenis Form