Arsip Kategori: Mau Terkenal

SmartQ-V7: Gadget 3 Jutaan Mirip iPad, Ada HDMI, Port USB, 3 OS

Apa jadinya 3 sistem operasi bila disatukan ke dalam 1 gadget? Tentu saja Anda tidak akan bisa menjalankan sistem operasi tersebut bersamaan. Artinya, lokasi file yang dibuat akan bertebaran bila tidak disiapkan folder bersama.

Tahun 80-an, 90% pengguna komputer adalah programmer. Programmer membutuhkan keyboard untuk memasukkan perintah-perintah teks yang mampu dipahami oleh komputer (bahkan hingga saat ini). Zaman telah berubah, kini terjadi sebaliknya, 90% pengguna komputer bukan lagi programmer. Keberadaan keyboard perlu ditinjau ulang, karena kebanyakan komputer hanya digunakan untuk memutar musik dan film, browsing di Internet, dan aktifitas bersifat pasif lain yang kurang membutuhkan keyboard. Asumsi tambahan, membuka e-mail, Facebook, YM dan lain-lain trennya bergeser cukup dari ponsel dan BB saja. (Data statistik di atas hanya perkiraan pribadi penulis, tidak dapat dijadikan acuan untuk bahan tulisan/keputusan)

Setelah keyboard dihilangkan, tersisalah layar sentuh sebagaimana pada iPad. Harga iPad di kisaran 6 hingga 8 jutaan masih terlalu mahal bila dibandingkan dengan netbook berprosesor Intel Atom yang sudah dilengkapi Microsoft Windows.

Smart Devices, perusahaan IT di China kemudian membuat SmartQ-V7, sebuah gadget dengan kemampuan setara iPad dan kelebihan berupa apa yang dirasa kurang dari iPad. Kelebihan utamanya adalah adanya port USB, HDMI, 3 OS serta sandaran ketika diletakkan di meja.

Berikut ini spesifikasi SmartQ-V7 disalin dari http://en.smartdevices.com.cn/Products/V7/200912/04-40.html
Baca lebih lanjut

Iklan

Bandung Techno Park

Tanggal 12 Januari 2010 lalu, diadakan acara peletakan batu pertama Bandung Techno Park di Kawasan Pendidikan Telkom. Seremoni yang seharusnya dihadiri Menteri Perindustrian tersebut berlangsung di Learning Center IT Telkom.

Apakah ini saingan dari Bandung High Tech Valley (BHTV)? Setelah membaca selebaran yang dibagikan, penjelasannya sangat samar, apakah ini wadah virtual, lembaga baru milik Yayasan Pendidikan Telkom dan IT Telkom, atau nama gedung yang kemudian akan disewakan kepada UKM bidang IT?

Di bawah ini sekilas rangkuman brosurnya.

Latar Belakang Baca lebih lanjut

Untuk Ujian Pilih Pensil dan Alat Pemeriksa Yang Pasti!

Saat akan ujian SMA hingga UMPTN, penulis adalah pengguna setia pensil 2B Faber-Castell. Kekuatan dan kualitas hasilnya tidak diragukan lagi, apalagi waktu itu tidak ada palsunya. Beda dengan 2B saingannya yang berwarna biru yang versi palsunya pernah menjadikan penulis sebagai korban sehingga LJK ujian di sekolah tidak terbaca.

Pensil LJK 2B Faber-Castell  kini begitu mudah ditemui di mana-mana. Di Yogya Kepatihan Bandung, penulis menemukan paket ujian lengkap dari Faber-Castell dengan harga 28 ribuan, isinya sepaket pensil, serutan, penghapus dan papan alas untuk ujian.

Di brosurnya tertulis motto “Untuk Ujian Pilih yang Pasti!”, setelah itu terdapat keterangan “OMR tested” dan “DMR tested”. OMR dan DMR itu apa sih?

OMR
OMR adalah sebuah teknologi, singkatan dari Optical Mark Recognition, teknologi lama berupa scanner khusus untuk ujian. Scanner OMR umumnya dibeli penyelenggara ujian sebelum tahun 2004/2005. Prinsip kerjanya membaca tanda pada LJK, lalu hasilnya adalah file teks tanpa file image/gambar.

Form LJK OMR dan Scanner OMR

Ciri khas form OMR adalah LJK yang tebal, garis-garis hitam di pinggir kiri atau bawah, LJK harus berwarna (merah/hijau/biru/jingga), serta pengisian yang harus dengan bulatan rapih. Harga mesinnya di atas 50 juta rupiah sehingga yang memilikinya sangat terbatas. Jangan harap SD Negeri bisa punya mesin OMR sendiri.

DMR
Dalam 5 tahun terakhir, ribuan penyelenggara ujian beralih ke produk Digital Mark Reader (DMR), sistem pemeriksa LJK berbiaya rendah hasil riset professor Iping di Teknik Informatika ITB.

Setidaknya lebih dari 80 universitas ternama telah menggunakan DMR, diikuti oleh ratusan dinas pendidikan, sekolah dan lembaga pendidikan yang juga menggunakan DMR.

Depdiknas, Depag, Dephut, Dephan, Depnakertrans, Setneg, Kepolisian, TNI, BKN, Kementerian PAN, dan berbagai lembaga pemerintah yang lain, industri swasta, perbankan, BUMN, dan berbagai penyelenggara psikotest juga lebih memilih DMR karena berbagai alasan. Apa saja alasannya?
Baca lebih lanjut

Professor DMR

iping_2009_08_2Sejak Agustus 2009 Pak Iping resmi menjadi professor. Setahu saya, beliau adalah professor pertama di Informatika (kini STEI) ITB. Sepertinya beliau pantas mendapat rekor MURI atas pencapaian tersebut. Selamat untuk Pak Iping, eh salah, Prof Iping ūüôā

Salah satu penelitian fenomenal dari Prof Iping adalah Digital Mark Reader (DMR). Beliau adalah penggagas dari sistem tersebut. Bersama Tim Riset Unggulan ITB tahun 2002/2003 beliau mengembangkan sebuah alat pemeriksa ujian berbiaya rendah yang kemudian dinobatkan menjadi Winner of Indonesia – Asia Pacific ICT Award 2004 kategori Best of Education & Training.

Salah satu prinsip hidupnya adalah tidak menjadi beban bagi orang lain serta mampu memberikan sebanyak-banyaknya manfaat terbaik bagi pihak lain. Salah satu caranya, beliau terus menjadi pengembang utama DMR agar dapat memberikan yang terbaik bagi banyak pihak, khususnya bangsa Indonesia.

Tidak ada jarak dengan mahasiswa, itulah kesan pertama yang penulis tangkap sejak mengenal beliau 8 tahun lalu. Tapi jangan salah, keakrabannya dengan mahasiswa tidak mempengaruhi objektivitas beliau dalam memberikan nilai. Kuliahnya santai, tapi tugas yang diberikannya setiap pekan dianggap berat bagi sebagian besar mahasiswa, tingkat kesulitan tiap tahun selalu meningkat. Lemari di ruangannya penuh dengan tugas akhir dan tesis mahasiswa yang pernah dibimbingnya. Baca lebih lanjut

Opera Unite, Sistem Kolaborasi Independen

opera_uniteSelama ini pengguna internet amat tinggi ketergantungannya terhadap server-server berskala besar seperti Yahoo, Facebook, Google, Blogspot dan WordPress. Sadar maupun tidak, begitu banyak data dan informasi pribadi maupun rahasia yang kita berikan kepada para pemilik server tersebut hanya dalam rangka menggunakan layanan gratis dari mereka. Pengguna internet kini menjadi amat tinggi ketergantungannya terhadap keberadaan server-server berskala besar.

Untuk menjawab ketergantungan tersebut, tanggal 16 Juni 2009, dengan slogan reinventing the web, Opera Software ASA meluncurkan versi alpha dari Opera Unite, sebuah sistem infrastruktur maya yang independen. Opera Unite memungkinkan pengguna internet untuk berkolaborasi dan menyelenggarakan layanan layaknya web server tanpa ada informasi yang bocor ke pihak yang tidak berhak (misalnya pengelola server) karena yang menjadi server adalah komputer itu sendiri.

Baca lebih lanjut

Mengurus SIM, Diwawancarai Wakil Ketua KPK

Ternyata yang bersalaman dengan saya Senin kemarin di Satlantas Polwiltabes Bandung adalah Wakil Ketua KPK, M. Jasin. Beliau sempat menanyakan mengenai lama prosedur dan biaya yang saya keluarkan untuk pembuatan baru SIM A dan SIM C. Saya jawab saja sesuai apa yang saya alami, waktu normal 2 hari, lalu 75 ribu untuk biaya SIM, 15 ribu untuk asuransi, dan 20 ribu untuk pembuatan surat sehat. Untuk uji teori dan praktek tidak dipungut biaya.

Yang menjadi keluhan saya sebenarnya adalah asuransi Bhayangkara yang terkesan sangat dipaksakan. Bukan hanya masalah nominalnya, tapi juga karena nilai janji santunan yang tidak seberapa serta akadnya yang tidak sesuai syariah. Sangat disayangkan, pendaftaran asuransi tersebut menjadi syarat mutlak untuk memulai proses pendaftaran permohonan SIM.

Mengenai jarak waktu yang lama dari ujian teori ke ujian praktek, kemungkinan karena pemeriksaan hasil ujian teori masih dilakukan secara manual. Seandainya menggunakan sistem Digital Mark Reader (DMR), hasil ujian teori dapat diketahui sesaat setelah ujian. Artinya, pemohon SIM yang lulus ujian teori dapat segera mengikuti ujian praktek beberapa menit kemudian. Baca lebih lanjut

Adpoint Detikcom Error, Dapat Spam 300 e-mail ‘Kosong’

Kronologisnya begini:

  • Jam 2 siang, saya menerima e-mail berjudulkan salah satu promosi dari Adpoint
  • Karena isi e-mail kosong, saya menghubungi pihak Adpoint Detikcom menanyakan detil isi yang seharusnya
  • Penerima telepon berterima kasih kepada saya karena telah memberitahukan kejanggalan tentang isi e-mail yang tidak dapat terlihat bagi pengguna Microsoft Outlook, katanya hal tersebut akan diteruskan ke bagian IT Adpoint
  • Mulai jam 3 hingga jam 5 sore, saya dibombardir dengan 300 e-mail dengan judul yang sama dan isinya sama, masih kosong. Parahnya lagi, pada bagian penerimanya terdapat 178 alamat e-mail pelanggan Adpoint beserta nama lengkapnya
  • Keluhan telah saya sampaikan kepada Adpoint namun hingga saat ini belum ada permintaan maaf, baik melalui telepon maupun e-mail (mungkin karena takut kejadian yang sama terulang kembali)

Apakah pemicunya adalah saya sendiri, karena telah melaporkan kejanggalan sejam sebelumnya? Wallahu a’lam. Setidaknya saya yakin, bahwa kejadian ini juga terjadi pada 177 pelanggan Adpoint yang lain. Bisa dibayangkan betapa sibuknya mail server Detikcom mengirimkan 300 e-mail ke 178 alamat e-mail = 53.400 pengiriman dalam kurun waktu 2 jam, ini sama dengan 445 e-mail per menit!!!

Semoga sistem CRM 1001 Agen DMR yang kami buat tidak menimbulkan efek buruk sebagaimana yang terjadi pada sistem yang dimiliki Adpoint.

Alhamdulillah, HADE Benar-Benar Beda!!!


Ketika foto kandidat cagub yang lain pakai peci, HADE memutuskan untuk tidak pakai peci. Hal ini membuat keduanya sangat dapat dibedakan dari kandidat yang lain.

Ketika dua pasangan kandidat yang lain mengandung mantan petinggi militer yang pernah menjadi pangdam, HADE cuma mengandalkan juara taekwondo yang juga pemain film.

Ketika dua pasangan kandidat yang lain terlihat ‘kalah’ di Quick Count 13 April 2008, HADE alhamdulillah tampak sabar dan ikhlas dengan tantangan tanggung jawab yang begitu besar, memberikan yang terbaik bagi 40 juta jiwa penduduk Jabar, alias 1/6 penduduk Indonesia.

Semoga harapan masyarakat bagi perbaikan kualitas hidup di Jawa Barat dapat segera terealisasi tanpa kendala yang berarti dengan terpilihnya HADE sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2008-2013.

28 Detik di Metro TV Dongkrak Pengunjung BinaMuslim.com 5 kali lipat

metrotv.jpgMembangun Indonesia Cerdas, demikian tajuk acara 3o menit yang disiarkan MetroTV setiap Jum’at malam pukul 19.30 WIB. Sponsor utama acara tersebut adalah PT Telkom dalam rangka membangun Indonesia Digital¬†Community (INDIGO).

Pada¬†¬†episode pekan lalu, tema yang diusung adalah e-da’wah, yaitu da’wah melalui berbagai media digital. Umumnya yang diwawancarai adalah ustadz-ustadz kondang yang memang sudah sering muncul di televisi antara lain Ustadz Yusuf Mansyur, Jeffry Al Bukhori dan Syafii Antonio.¬†Ada¬†pula yang lebih terkenal di internet yaitu Ustadz Ahmad Sarwat dari EraMuslim.com.

Selain¬†mereka,¬†ada¬†pula¬†Arif¬†Rahmat¬†dan¬†Sarana¬†Jayadin¬†dari¬†Bina Muslim. Selama 28 detik, Arif Rahmat berkomentar sebagai pengelola situs web Islami http://binamuslim.com sedangkan Sarana Jayadin di bagian akhir acara muncul dengan memperkenalkan Al-Qur’an digital sebagai salah satu sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

motigo_stat_binamuslim.jpg

Sesaat setelah tayangan tersebut, kunjungan ke situs web http://binamuslim.com sempat melonjak hingga 5 kali lipat lalu stabil di 2 kali lipat hingga sepekan kemudian (saat tulisan ini dibuat). Semoga tulisan dan fasilitas download gratis yang ditampilkan di binamuslim.com semakin memotivasi dan memudahkan umat Islam (utamanya yang mengerti bahasa Indonesia) dalam beribadah hanya kepada Allah SWT.