Review KIA All New Sportage


KIA All New Sportage
Sudah 20 hari KIA All New Sportage versi A/T kami coba gunakan untuk perjalanan sehari-hari di Kota Bandung. Dengan mesin 2000 cc, tarikannya terasa mantap untuk menyalip maupun di tanjakan.

Berikut ini review-nya:

1. Suspensi tidak lebih baik daripada KIA Carens II. Suspensi yang keras terasa ketika melewati polisi tidur. Adapun saat melewati lubang, suspensi cukup terbantu dengan ukuran ban yang besar.

2. Harus beli mud guard lagi. Penggunaan KIA All New Sportage tanpa mud guard akan sering mengotori body.

3. Fungsi pengunci jendela pada sisi driver hanya berlaku untuk kedua jendela belakang. Bahaya buat anak-anak bila duduk di depan, karena kedua pintu depan dapat dibuka kapanpun dari dalam walaupun saat di kecepatan tinggi.

4. Tuas sandaran pada penumpang kiri depan sering terlepas.

5. Pintu kiri belakang samping sulit ditutup, harus di-klaim ke bengkel untuk servis gratis.

6. Seat (sandaran jok) baris kedua tidak reclining, jadi tidak dapat direbahkan.

7. Daylight Running Light (DRL)-nya keren, terang banget tapi hemat energi.

8. Akinya bagus, walaupun semalaman lampu kabin tidak sengaja menyala, keesokan paginya masih bisa distarter. Walaupun mesin tidak pernah menyala selama 4 hari, tidak ada masalah dengan aki.

9. Suatu hari dapat brosur CR-V, ternyata selisihnya Rp 70 juta dengan Honda CR-V, lumayanlah dapat harga Innova tapi rasa CR-V.

10. Ukuran lebarnya hampir 20 cm lebih besar daripada Picanto (mobil kami sebelumnya), jadi harus melebarkan garasi. Panjangnya masih lebih pendek daripada KIA Carens II.

11. Blindspot di depan sangat banyak, yang paling berbahaya adalah kanan depan arah spion sisi driver, apalagi setelah pasang talang air. Pengendara motor yang muncul dari sebelah kanan saat di pertigaan sering tidak terlihat sama sekali.

12. Kursi elektrik di sisi driver dapat digembungkan mengikuti bentuk tulang belakang pengemudi. Kursinya pun dapat ditinggikan dengan mudah sehingga kap mesin bagian kiri dan kanan masih dapat terlihat driver.

13. Charging HP Android maupun BB dapat dilakukan dengan mudah pada colokan USB yang tersedia di samping 2 power outlet lainnya.

14. Konsumsi Pertamax Rp 1.000 untuk 1 km. Display MID menunjukkan konsumsi bahan bakar paling rendah 14L/100 km, seringnya di 16L/100km.

15. Baru beberapa hari setelah beli, harganya langsung naik Rp 5juta.

16. Dapat bonus kaca film V-Kool, tapi hanya untuk samping dan belakang, katanya nilainya 5 jutaan.

17. Anak-anak tidak boleh duduk di depan, berbahaya karena ada dual airbag. Anak-anak juga tidak boleh ditinggalkan sendirian di depan karena dapat membuat dirinya terjepit electric seat yang selalu on walaupun kunci kontak tidak terpasang.

18. Kabin cukup senyap, seat baris kedua cukup nyaman saat digunakan untuk berkantor di bawah pohon, sebagaimana saat membuat tulisan ini🙂

19. Tingginya masih kalah dengan Toyota Fortuner maupun Mitsubishi Pajero Sport. Tapi untuk pintu belakang, tinggi jendela sangat pendek, anak-anak tenggelam di jok, untuk dapat melihat keluar jendela, mereka harus berlutut.

20. Ada tambahan biaya untuk synthetic leather seat.

21. Karena keempat rodanya menggunakan disc brake alias rem cakram, jadi lebih sering nge-rem mendadak, hasilnya ditabrak motor dari belakang, tapi bahan bumper-nya bagus, tidak tampak berbekas.

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya tentang KIA All New Sportage.

Semoga review ini bermanfaat. Ada yang punya pengalaman lain? Silakan di-share pada komentar, terima kasih.

Tagged: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: