Haji: 1 Kamar Mandi Untuk 34 Orang


kamar_mandiSetiap jamaah haji Indonesia tahun 1429H dikutip 2000 riyal – setara dengan 6 juta rupiah – untuk sewa pemondokan selama di Saudi. Namun nasib malang menimpa 34 orang jamaah haji asal Bandung  kloter JKS 58 yang di Mekkah menempati Rumah 725 lantai 4 yang selama sebulan penuh harus berbagi 1 kamar mandi.

Rumah yang berlokasi di Distrik Khalidiyah tersebut sebenarnya tergolong rumah mewah, namun dengan jumlah orang yang melebihi kapasitas dan kelangkaan petugas kebersihan, jadilah para jamaah haji menjadi tukang pel lantai, tukang sapu serta tukang pembersih kotoran manusia yang berceceran di luar kamar mandi akibat jumlah wc yang tidak sepadan dengan jumlah penghuni rumah.

Depag RI sebagai panitia pelaksana perhajian akan sangat sulit mendapatkan informasi maupun keluhan dari jamaah, karena beberapa faktor:

  1. Tidak ada mekanisme pelaporan/komplain yang disosialisasikan kepada jamaah. Jamaah selalu diminta menerima keadaan, tidak disediakan jalur penyampaian ketidakpuasan maupun keluhan.
  2. Jamaah diminta untuk bersabar dan tidak mengeluh selama proses ibadah haji berlangsung maupun selama berada di Tanah Haram.

Pungli Transportasi

Jarak pemondokan yang demikian jauh dari Masjidil Haram berusaha diatasi dengan penyediaan bis gratis. Namun pada kenyataannya, para sopir bis sering mengutip sejumlah uang dari jamaah, umumnya 1 riyal per orang per sekali jalan.

Pungli serupa juga terjadi pada bis Makkah ke Madinah, sopir mengutip pungli dari penumpang hingga 200 riyal (setara 600 ribu rupiah).

Ongkos Bis Termahal di Dunia?

Kalau kasus berikut ini, terlepas dari keterlibatan Depag karena Depag lepas tanggung jawab dari jamaah yang bertanazul.

Sebelum berangkat, KBIH kami menetapkan biaya tanazul 450 riyal (setara 1,35 juta rupiah). Tanazul yang dimaksud adalah memisahkan diri pada hari tarwiyah, menginap semalam di Mina sebelum ke Arafah. Kata pengurus KBIH, komponen terbesarnya adalah untuk penyewaan bis di mana pada hari tersebut, ongkos sewa bis di Mekkah melonjak drastis, harga stiker bis yang boleh mengangkut jamaah juga senilai ribuan riyal.

Kenyataannya, bis yang digunakan adalah bis yang disediakan oleh maktab. Sebagian jamaah KBIH kami pun harus berdiri sepanjang perjalanan Makkah – Mina, serta keesokannya juga berdiri di perjalanan Mina – Arafah dan Arafah-Muzdalifah. Sudah bayar 1,35 juta rupiah, apa yang diperoleh tidak sesuai dengan akad, tetapi sayang sekali KBIH kami tidak merasakan apa yang kami rasakan.

Beberapa pribadi merasakan ada ketidakadilan di sana, ketika biaya tanazul yang seharusnya digunakan untuk transportasi yang nyaman justru digunakan untuk hal-hal yang tidak pernah disepakati sebelumnya, antara lain untuk membeli makanan mewah yang sebenarnya tidak perlu.

Adilkah?

Depag punya prinsip, semua akan beres bila uang jamaah dikembalikan. Di Makkah, JKS58 memperoleh 215 riyal, dan di Madinah 100 riyal sebagai pengembalian uang sewa pemondokan.

Adapun KBIH kami mengganti kenyamanan transportasi dengan bentuk kenikmatan lain berupa makanan tambahan yang mungkin hanya sebagian orang yang menganggapnya berlebih-lebihan.

Penggantian Uang Avtur Penerbangan Haji, Kapankah?

Nah, masih ada 1 lagi yang kini ditunggu-tunggu. Jika pemerintah ingin berlaku adil, setiap jamaah haji seharusnya mendapatkan uang kompensasi penurunan harga avtur senilai sedikitnya 2 juta rupiah per jamaah. Sofyan Djalil sudah pernah berjanji, akankah ada kelanjutannya? Kita tunggu saja! Kira-kira bagaimana ya cara membaginya ke jamaah yang sudah pulang ke tanah air, apakah autokredit ke rekening setoran haji, atau bagaimana?

One thought on “Haji: 1 Kamar Mandi Untuk 34 Orang

  1. wawan 11 Mei 2009 pukul 17:33 Reply

    Terimalah dan ikhlaskanlah, mungkin semua kendala adalah ujian dalam menjalankan ibadah haji.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: