Gila Wireless


Rasanya baru 3 tahun terakhir ini, penggunaan wireless benar-benar menggila. Wireless yang penulis maksud adalah teknologi 802.11g (54Mbps) yang sebentar lagi digantikan oleh 802.11n (108 Mbps).

Mengakses internet melalui wireless menggunakan PC atau notebook, itu hal biasa. Menggunakan handphone untuk percakapan VoIP melalui wifi, itu juga bisa dibilang biasa. Menyambungkan dua tempat yang terpisah jauh melalui perangkat wifi, itu juga sudah ketinggalan.

Ada beberapa hal yang dapat membuat wireless kita menjadi lebih dari biasa. Informasi ini mungkin berguna bagi Anda yang sedang menyusun proposal pengadaan ‘barang IT’ di lembaga Anda. Apa saja itu?

Pertama, memasang Network Attached Storage (NAS).

Produk yang telah penulis coba adalah MyBookWorld 1TB alias 1000GB dari Western Digital (WD) yang sebenarnya secara internal terdiri dari 2 buah harddisk berkapasitas 500GB. Dengan membuat koneksi kabel network dari MyBookWorld ke Access Point, koneksi wireless kita akan terasa lebih kaya akan konten (apabila sudah diisi tentunya). Kecepatan saat mengakses NAS melalui wireless belum sekencang koneksi USB (external storage). Tapi yang menyenangkan adalah ruang yang begitu lega untuk skala Small Office Home Office (SOHO). NAS dapat menghemat listrik karena kita tidak perlu menyediakan server khusus untuk penyimpanan data (non database).

Minus: ternyata NAS dari WD tidak bisa diakses melalui USB. Lubang USB yang tersedia adalah untuk memasang perangkat storage lain yang ingin diintegrasikan dengan MyBookWorld. Sekali NAS, tetap NAS!

Kedua, memasang IP Camera.

Apabila Anda menginginkan gambar siaran langsung hasil tangkapan kamera dari tempat tertentu, mungkin ada baiknya menggunakan IP Camera. Ada yang wireless, ada juga yang mengandalkan kabel network. Saat ingin membeli produk Linksys (merk punya Cisco), si penjaga toko malah menawari IP Camera dari TrendNet. Dengan IP Camera, kita bukan hanya dapat melihat, tetapi juga dapat mengatur arah pantauan kamera (pan&tilt), ke atas-bawah, kiri-kanan, semua arah! Penulis menempatkan IP Camera di kusen jendela ruang tengah, sehingga dapat digunakan untuk mengawasi taman maupun daerah yang penuh dengan aktifitas.

Minus: Kualitas gambar merk TrendNet kurang bagus, tapi tak mengapa, namanya juga resiko coba-coba merk.

Ketiga, memasang asesoris wireless projector.

Asesoris yang penulis coba gunakan adalah WPA-1000 dari Zyxel. Asesoris tersebut dihubungkan ke LCD TV berukuran besar di ruang rapat sehingga setiap laptop yang ingin melakukan presentasi, tidak perlu menancapkan kabel, tetapi cukup mengakses WPA melalui koneksi wireless.

Minus: Untuk menampilkan video atau tampilan yang kaya warna, sebaiknya tetap menggunakan kabel RGB/DVI. Frame rate yang didukung oleh perangkat WPA-1000 masih sangat rendah, sekitar 5 fps, putus-putus kalau ingin dipaksa menampilkan video.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Selamat mencoba!

Tagged: , , , , , ,

4 thoughts on “Gila Wireless

  1. Edgar Vidyatama 19 Juli 2008 pukul 22:10 Reply

    Buanyak banget asesorisnya mas:-/

  2. Harjo 21 Juli 2008 pukul 12:01 Reply

    Iya, perkembangannya cepet banget ya …

  3. […] – Gila Wireless […]

  4. […] – Gila Wireless […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: