Polling Dimanipulasi, JK-Wiranto Didzalimi

24 06 2009

capres_kompas

Detik.com adalah urutan ke-9 dalam urutan situs web yang paling banyak diakses orang Indonesia (sumber: http://arifrahmat.wordpress.com/2009/06/22/facebook-no-1-hanya-di-indonesia/). Sejak bulan Mei 2009, polling capres-cawapres detik.com menampilkan JK-Wiranto sebagai capres-cawapres yang memperoleh suara SMS terbanyak, dengan perolehan selalu di atas 40%, disusul SBY-Boediono lalu Mega-Prabowo.

Pada 22 Juni 2009, tiba-tiba perubahan drastis terjadi. Perolehan suara SMS kacau balau, perubahan persentase menjadi tidak masuk akal. Suara untuk SBY-Boediono melonjak menjadi 70%, lalu suara untuk Mega-Prabowo terlihat sengaja dikecilkan menjadi 1%.

Awalnya penulis mengira polling detik.com adalah polling yang dapat dipercaya karena menggunakan SMS untuk alat input datanya. Ternyata detik.com pun tidak luput dari ulah tangan-tangan jahil dalam polling pilpres ini. Salah satu contoh keanehan yang dapat diamati adalah sebagai berikut:

Tanggal 22 Juni 2009 vs 23 Juni 2009:

  • Total suara 25863    ->  27455
  • Mega-Prabowo 4327  -> 7970
  • SBY-Boediono 13170  -> 15187
  • JK-Wiranto 8366 -> 4298

Baca entri selengkapnya »





Strategi JK Lebih Canggih dari SBY

20 06 2009

firmanzah_uiINILAH.COM, Jakarta – Strategi pemenangan tim JK-Wiranto dinilai lebih baik ketimbang pasangan SBY-Boediono. Karena JK telah berhasil menampilkan diferensiasi kepemimpinan di Pilpres 2009 ini.

“Tim JK itu lebih canggih, manajemen isunya baik seperti saat mengantisipasi serangan isu bisnis keluarga. JK berhasil menimbulkan efek antipati dari para pengusaha kepada SBY. Ada satu diferensiasi yang ditampilkan JK yaitu lateral,” ujar pengamat marketing politik UI Firmanzah di Universitas Paramadina, Jakarta, Kamis (18/6). Baca entri selengkapnya »