Selama ini, di kantor ada 3 koran, Kompas, PR dan MI. Insya Allah ketiganya akan dihentikan langganannya karena sudah tergantikan oleh e-paper.
Baca entri selengkapnya »
Dua Menteri SBY yang Berlagak Baik Tapi Buta Hukum
23 04 2009Sofyan Djalil dan Maftuh Basyuni adalah dua menteri dalam kabinet SBY yang tidak bisa dipercaya, setidaknya dalam janji-janjinya memperjuangkan pengembalian uang kelebihan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2008.
Kesalahan utama kedua menteri tersebut adalah berlagak baik kepada jamaah haji, tetapi hanya meminta ‘penjelasan’ kepada maskapai, bukan minta uang Rp 2 juta x 200.000 jamaah haji. Mereka sendiri sudah menyatakan kalau uang itu adalah hak jamaah, tetapi mereka menyerah hanya karena alasan bahwa di kontrak antara Depag dengan maskapai, hal itu tidak ada.
Baca entri selengkapnya »
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Haji 1429H, Islam, Pemerintah
Haji: 1 Kamar Mandi Untuk 34 Orang
6 01 2009
Setiap jamaah haji Indonesia tahun 1429H dikutip 2000 riyal – setara dengan 6 juta rupiah – untuk sewa pemondokan selama di Saudi. Namun nasib malang menimpa 34 orang jamaah haji asal Bandung kloter JKS 58 yang di Mekkah menempati Rumah 725 lantai 4 yang selama sebulan penuh harus berbagi 1 kamar mandi.
Rumah yang berlokasi di Distrik Khalidiyah tersebut sebenarnya tergolong rumah mewah, namun dengan jumlah orang yang melebihi kapasitas dan kelangkaan petugas kebersihan, jadilah para jamaah haji menjadi tukang pel lantai, tukang sapu serta tukang pembersih kotoran manusia yang berceceran di luar kamar mandi akibat jumlah wc yang tidak sepadan dengan jumlah penghuni rumah.
Komentar : 1 Komentar »
Kategori : Haji 1429H
Saatnya Membela FPI
8 06 2008
Pada beberapa kasus yang sering diangkat di media, FPI adalah pengacau keamanan. Tapi bila dicermati lebih dalam, keamanan yang dikacaukan adalah di tempat-tempat maksiat atau tempat berkumpulnya orang bejat.
Secara legal formal, keberadaan dan kegiatan di tempat maksiat itu telah dilindungi oleh undang-undang, alias ada izin dari Pemerintah (sebagai tempat hiburan). Hal tersebut sama halnya ketika pemerintah memperbolehkan berdirinya pabrik khamr di Indonesia serta memberikan izin untuk mengedarkan khamr. Kalau mau dilaporkan ke polisi, tidak ada yang bisa dituntut, karena tidak ada undang-undang yang dilanggar.
Kalaulah niat FPI untuk menghancurkan, maka alat yang digunakannya adalah senjata api, bom rakitan dan bahan peledak lainnya yang kini lazim digunakan. Tapi yang selama ini terlihat, sebenarnya mereka sekedar mewakili suara hati ummat Islam, bahwa ummat Islam tidak berdiam diri ketika melihat kemungkaran sudah di depan mata.
Dalam berdakwah, sudah sepantasnya kita berbagi peran. Tingkat intelektualitas setiap orang berbeda. Bila tidak semua orang mengerti dengan ilmu dan kata-kata, setidaknya kita berharap orang lebih mampu mengerti dengan perbuatan nyata. Saya tidak senang kekerasan, tapi kini saya sadar bahwa dalam batas-batas tertentu kadang kekerasan memang diperlukan, utamanya ketika aturan yang berlaku tidak memungkinkan ditegakkannya keadilan.
Saya beri contoh kasus.
Baca entri selengkapnya »
Komentar : 4 Komentar »
Tag: dakwah, Fitnah, FPI, Ghazwul Fikr, Indonesia, Islam, JIL
Kategori : Gaya Hidup, Islam

