Repotnya Ikut Seleksi CPNS

13 10 2010

Pemerintah meniadakan biaya tes seleksi CPNS, itu benar. Tapi untuk dapat mengikuti tes CPNS, peserta seleksi minimal akan mengeluarkan biaya ratusan ribu rupiah. Untuk apa saja ya?

Untuk SKCK dari Kepolisian, banyak biaya informal, mulai dari RT, RW,  Kelurahan, Kecamatan, Polsek, bahkan di Polres/Polrestabes/Polwiltabes. Rentang biayanya 20 hingga 150 ribu rupiah, makin besar biayanya, makin cepat pengurusannya. Untuk pengurusan hingga ke Polsek dapat diwakilkan oleh orang lain, misalnya sekretaris RT. SKCK yang diterbitkan di Polsek tidak dapat digunakan sebagai syarat tes CPNS. Yang diakui adalah SKCK yang diterbitkan di Polres/Polrestabes/Polwiltabes dan untuk pembuatannya tidak dapat diwakilkan karena butuh sidik jari semua jari.

Untuk surat keterangan sehat jasmani dan rohani, bervariasi mulai dari 6 ribu hingga 200 ribu rupiah. Untuk surat keterangan bebas narkoba, biayanya minimal 175 ribu rupiah di rumah sakit pemerintah. Untuk legalisir ijazah, cetak pasfoto, transportasi, butuh puluhan ribu rupiah. Untuk pembuatan kartu kuning, tentu ada biayanya juga .

Kasihan ya para peserta CPNS yang sudah mati-matian atau bahkan berhutang agar dapat mengurus semua kelengkapan dokumen, namun pada akhirnya tidak lulus hanya karena ada peserta lain yang modalnya lebih banyak, punya uang puluhan juta rupiah dan tahu bagian mana dari mesin birokrasi yang mesti dilicinkan dengan uang pelicin itu.


Tindakan

Information

Satu tanggapan

4 11 2010
bram

Abang…modal ane cuman 13 rebu doang, beli formulir, Alhamdulillah ane ketrima tes cpns tanpa nyogok,nyuap dsb….

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.