Belanja Online Ternyata Ramah Lingkungan

26 10 2009

Belanja online adalah sebuah kebiasaan baru. Jumlah transaksi yang menggunakan Internet alias belanja online terus meningkat, di bawah 1% di tahun 2000 menjadi 3% di tahun 2008.

Diagram Alir Bisnis Tradisional

Diagram Alir Bisnis Tradisional

Diagram Alir Bisnis Online

Diagram Alir Bisnis Online

Belanja online mengurangi pengangkutan dari gudang ke toko atau pusat distribusi, tetapi menaikkan penggunaan energi untuk pengoperasian server di pusat data  (data center) serta proses pengepakan barang per satuan. Walaupun pemesan barang tidak perlu transportasi, pengantaran barang ke konsumen akhir umumnya tetap menggunakan kendaraan bermotor yang tentu mengeluarkan emisi karbon dioksida.

Hasil studi lembaga peduli lingkungan Green Design Institute – Carnegie Mellon University pada akhir tahun 2008 menemukan kesimpulan bahwa belanja online menggunakan konsumsi energi 30% lebih rendah dan juga menurunkan emisi karbon 30% lebih rendah daripada model transaksi bisnis tradisional.

Bahan referensi: Laporan Penelitian Green Design Institute – Carnegie Mellon University

Apakah Anda sependapat dengan hasil penelitian tersebut? Suarakan pendapat Anda di sini.

Baca Juga:
- Resiko Belanja Online vs Belanja Tradisional
- Tips dan Strategi Belanja Online yang Aman dan Murah


Tindakan

Information

2 tanggapan

26 10 2009
Resiko Belanja Online vs Belanja Tradisional « Arif DMR

[...] Baca Juga: – Tips dan Strategi Belanja Online yang Aman dan Murah – Belanja Online Ternyata Ramah Lingkungan [...]

26 10 2009
Tips dan Strategi Belanja Online yang Aman dan Murah « Arif DMR

[...] Baca Juga: – Resiko Belanja Online vs Belanja Tradisional – Belanja Online Ternyata Ramah Lingkungan [...]

Tinggalkan komentar