Kisruh UN 2013 Berawal dari Peraturan Itu Sendiri

Koran Kompas, 18 April 2013 halaman 12 memuat berita berjudul “Tipis, Lembar Jawaban UN Sulit Dipindai”.
LJUN Tipis 500

Pemeriksaan UN menggunakan scanner adalah pekerjaan rutin tahunan, lalu apa yang menyebabkan pemeriksaan tahun ini berbeda?

Setiap ruangan akan mendapatkan 21 jenis paket soal yang terdiri dari 20 jenis paket soal untuk peserta dan 1 jenis paket soal cadangan. Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) melekat pada naskah soal dan dapat dipotong, untuk memotong lembar jawaban dari lembar soal harus hati-hati agar tidak tersobek.

Setelah lembar jawaban dan soal dipisahkan, selanjutnya silahkan mengisi biodata. Biodata yang diisi harus sesuai dengan yang tertera pada kartu tanda peserta ujian, pada lembar soal juga tidak ada nomor paket, yang ada hanya barcode dan setiap soal itu kemungkinan tidak sama.

Sumber: http://sumsel.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=124069

Kesalahan fatal di sini adalah: Lanjut membaca

Kemasan Makanan Hewan vs Makanan Manusia

pet_foodSaat melewati lorong makanan hewan di sebuah swalayan, seorang anak berusia 3 tahun bertanya pada ayahnya, apakah makanan yang bergambar anjing dan kucing itu boleh ia ambil untuk dirinya, karena kemasannya begitu menarik. Ayahnya lalu menjelaskan bahwa yang bergambar anjing itu makanan anjing, yang bergambar kucing itu makanan kucing.

Selang beberapa menit kemudian, mereka pun melewati lorong dengan rak berisi sereal. Ternyata ada gambar gorilla, koala, dan lemur (hewan khas Madagaskar). Si anak kecil tadi langsung mengambil kesimpulan, kemasan bergambar gorilla adalah makanan untuk gorilla, kemasan koala untuk koala, kemasan lemur untuk lemur.cereal_food

Ayahnya kemudian memilih untuk diam saja, membiarkan simpul-simpul logika sederhana yang baru diajarkannya tak rusak oleh pengecualian-pengecualian yang begitu ramai mewarnai hidup ini. Ayahnya yakin, akan tiba saatnya si anak akan dapat memahami sendiri apa yang boleh atau tidak untuk dirinya dan mana yang terbaik untuk dunianya.

Asus MeMo Pad

Pengen Asus Transformer tapi duitnya kurang? Tenang saja, bagi pecinta Asus kini ada pilihan yang jauh lebih murah: Asus MeMo Pad.

asus_memo_pad1Tablet 7 inch ini menggunakan CPU VIA WM8950 1GHz  dan GPU Mali-400 yang sudah cukup bertenaga. Dengan harga yang tidak terpaut jauh dengan tablet merk China selundupan, Asus MeMo ini lebih cocok bagi Anda yang sering khawatir dengan garansi dan layanan purna jual produk elektronik.

asus_memo_pad2Mengusung Android JellyBean, Asus MeMo Pad dilengkapi dengan kamera depan beresolusi HD serta layar 1024 x 600, 350 nits. Memori internal sudah 8 GB, dan dapat ditambah eksternal hingga 32GB. Tersedia pula colokan MicroUSB dan kabel USB On The Go (OTG).

Fitur yang cukup keren adalah Floating App yang memungkinkan beberapa aplikasi berjalan bersamaan dan semuanya tampak di layar tanpa harus bergantian. Artinya, Anda dapat menonton video sambil browsing, atau sambil mengedit file office yang disediakan di ASUS WebStorage Online Office.

asus_memo_pad_floating

Jangan tertipu dengan daya tahan baterai yang katanya 7 jam, karena klaim 7 jam tersebut syaratnya adalah pada power saving mode: kecerahan layar hanya 100nits dan volume audio default menggunakan headphone.

Kesimpulan: Murah meriah, tapi berkualitas, Asus gitu lho!

Update 13 Maret 2013: Bagi yang tinggal di Indonesia, langsung saja pesan Asus MeMO Pad di Asus-MemoPad.com

Kembalikan Rizkan!

Semalam ada meeting beberapa alumni IF ITB di Sindang Reret, Bandung. Yang menjadi bintangnya adalah Rizkan Chandra, Direktur Network & Solution PT Telkom Indonesia, salah satu kandidat Ketua IA IF ITB.

Dia orang Madura dengan segala karakternya, isterinya orang Makassar dengan karakter yang tidak jauh berbeda. Apa yang keluar dari mulutnya apa adanya, tampaknya beliau bisa dipercaya dan amanah dengan jabatan dan tanggung jawabnya. Pengalaman bisnisnya cemerlang, meningkatkan penjualan 2 kali lipat, dan membuat anak perusahaan Telkom yang tadinya merugi kini mampu mencetak laba signifikan.

Awalnya perkenalan biasa, kemudian beliau menceritakan background dan perjalanan hidupnya yang penuh hikmah. Dua kali diterima di MIT namun selalu terganjal masalah biaya, tak menjadikannya patah arang. Dengan kesabaran, beliau pun S2 di Singapura dengan beasiswa dobel.

Setiap jabatan yang diperolehnya adalah buah dari prinsip sederhana: kejarlah akhirat, maka dunia akan bertekuk lutut kepadamu. Dengan tegas ia tak mau menggunakan suap maupun jalan pintas lain sebagaimana lazim terdengar dalam mengejar jabatan.

Dalam pencalonannya sebagai ketua IA IF ITB, diceritakan bahwa hal tersebut sudah ditolaknya dengan halus, namun terus saja berdatangan dukungan dan ajakan untuk bersama-sama membuat IF ITB memiliki citra yang sepantasnya, bukan warga kelas 2, tenggelam di tengah dominasi tetangga sebelah departemen/jurusan.

Dia siap menang dan juga belajar ikhlas bila ditakdirkan untuk kalah. Baginya, siapapun yang menjadi ketua, semua alumni seharusnya memberikan kontribusi, bukan hanya bagi IF ITB, atau Bandung, atau Jawa Barat, melainkan bagi Indonesia tercinta. Pikirkan dan berikanlah yang terbaik bagi Indonesia, maka akan selalu ada jalan bagi kita sebagai pribadi maupun kelompok untuk masalah yang kita hadapi.

Untuk IA IF ITB, “Kembalikan Rizkan!” (Update: Karena alasan kesibukan pekerjaan, beliau mengundurkan diri 1 Nov 2012)

H-4 Kongres Alumni IF ITB

Vetsin, DMR, TIK Jabar

Dengan menggunakan kata vetsin, orang Indonesia merasa tidak menyebut merek MSG seperti Ajinomoto. Tapi ternyata, Vetsin itu juga merek dagang lho, aslinya Ve-Tsin. Potret ini adalah rak bumbu penyedap di Riau Junction, swalayan di pusat  kota Bandung yang banyak menyediakan produk-produk impor untuk ekspatriat.

Produk Digital Mark Reader (DMR) buatan kami juga sama. Banyak produsen pensil yang tanpa malu-malu (atau memang tidak tahu) memasang merk DMR pada penjualan pensilnya. Meski demikian, ada juga beberapa merek pensil yang menghubungi kami dan minta pensilnya dites untuk mendapatkan sertifikat lulus uji DMR.

Alhamdulillah, beberapa waktu lalu, giliran kami yang mendapatkan sertifikat/piagam penghargaan Anugerah TIK Jawa Barat 2012 dari Gubernur Jabar. DMR terpilih sebagai Produk Inovasi Terbaik berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Penghargaan diterima Prof Iping Supriana (Codena & STEI-ITB)

Review KIA All New Sportage

KIA All New Sportage
Sudah 20 hari KIA All New Sportage versi A/T kami coba gunakan untuk perjalanan sehari-hari di Kota Bandung. Dengan mesin 2000 cc, tarikannya terasa mantap untuk menyalip maupun di tanjakan.

Berikut ini review-nya:

1. Suspensi tidak lebih baik daripada KIA Carens II. Suspensi yang keras terasa ketika melewati polisi tidur. Adapun saat melewati lubang, suspensi cukup terbantu dengan ukuran ban yang besar.

2. Harus beli mud guard lagi. Penggunaan KIA All New Sportage tanpa mud guard akan sering mengotori body.

3. Fungsi pengunci jendela pada sisi driver hanya berlaku untuk kedua jendela belakang. Bahaya buat anak-anak bila duduk di depan, karena kedua pintu depan dapat dibuka kapanpun dari dalam walaupun saat di kecepatan tinggi. Lanjut membaca

Asus Taichi, Layar Ganda Tablet & Ultrabook


Bukan hanya uang yang memiliki dua mata sisi. Asus Taichi, produk terbaru dari Taiwan ini menawarkan tablet dan ultrabook dalam satu alat yang memiliki layar dua sisi.

Dengan dipersenjatai Intel Core i7 generasi terbaru, memori 4GB dan Windows 8, mini-VGA, mini-HDMI dan USB 3.0, sudah lebih dari cukup untuk menunjang pekerjaan maupun untuk sekedar bersantai. Keyboard chiclet-nya dilengkapi dengan LED karena tidak mau kalah dengan notebook bisnis keluaran Dell, sehingga di tempat gelap pun setiap tuts masih terlihat jelas.

 

Saya yakin, bukan hanya saya yang tertarik memilikinya, Anda juga kan? Ayolah, mengaku saja. Langkah selanjutnya tinggal mencari tanggal launchingnya.

KIA All New Sportage

Desainnya membuat setiap mata melirik, nyamannya dapat, tenaganya mantap, minumnya irit, harganya cukup rasional, apalagi bila dibandingkan dengan Honda CR-V, Pajero Sport, Ford Everest, maupun Toyota Fortuner.

Perkembangan kemajuan dan inovasi teknologi kini telah bergeser dari Jepang ke Korea. Bila pada ranah gadget dan home appliance Samsung dan LG telah mengalahkan Sony dan menonjolkan diri sebagai market leader, maka tinggal menunggu 1 hingga 2 dekade, KIA dan Hyundai akan menyalip merk-merk Jepang sekelas Suzuki, Mitsubishi dan Toyota.

Salah satu buktinya adalah Theta engine yang digunakan di KIA All New Sportage. Mitsubishi dan Chrysler harus membayar royalti sejumlah 57 juta dollar US ke KIA untuk penggunaan teknologi Theta engine. (Sumber info: http://www.kiamotors.com/experience-kia/technology/default.aspx )

So? Semoga kesampaian menikmati KIA ANS…

Berikut ini review KIA All New Sportage

Tablet Android Ice Cream

image

Beberapa hari lalu kami kedatangan sampel Tablet Android ICS 4.0 berlayar 7inch, dengan merk Raztel A950. Ada Quran, TV, dual SIM dual standby, prosessor dual core, dan koneksi 3G plus wifi b/g/n, termasuk microSD 4GB upto 32GB.

Semua fitur sudah dicoba, ternyata Tablet A950 dual core yang anti-lag ini dapat mengalahkan tablet Archos 7.0 yang prosessornya sudah 1GHz single core tapi sering nge-lag.

Dengan harga mendekati 2 jutaan, batere replaceable 5800mAh yang tahan lama dan casing belakang yang dapat dibuka makin menambah kelebihan tablet Android 4.0.1 alias Ice Cream Sandwich ini. Selain sebagai tablet biasa, ada juga fitur telepon, SMS dan dapat menjadi access point bagi device lain. Kualitas layar dan desain elegan dengan pinggiran yang berlapis karet tentu dapat menghindarkan goresan sehingga tablet ini bisa tetap awet.

Anda tertarik dan ingin memilikinya? Pemesanan dapat dilakukan di 08156219300, persediaan terbatas.